Bahas sampai tuntas Tanaman Aglaonema yang ada di Indonesia

Bahas sampai tuntas Tanaman Aglaonema yang ada di Indonesia

Tanaman Aglaonema memang menjadi sebuah tanaman yang mempunyai pesona dan keindahan yang amat menarik. Meski demikian untuk mendapat tanaman hias Aglaonema yang mempesona, tentu diperlukan perawatan dan pemeliharaan Aglaonema dengan bagus dan tepat.

Walau bisa dikatakan cara merawat aglaonema ini cukup mudah, tetapi bila disepelekan atau dirawat sembarangan tak akan didapatkan hasil yang optimal.

Oleh sebab itu pecinta tanaman Aglaonema harus memperhatikan apa yang diperlukan tanaman Aglaonema untuk tumbuh kembang si ratu daun ini.

5 Cara Menanam dan Merawat Aglaonema yang Baik

Cara menanam dan merawat Aglaonema – Tanaman Aglaonema atau lebih populer dengan nama Sri Rejeki merupakan salah satu tanaman hias daun yang juga biasa disebut sebagai ratu tanaman. Bentuknya anggun dan cantik. Nilai bisnis tanaman hias ini amat tinggi. Biasanya Aglaonema dijadikan tanaman hias dalam ruangan.

Harga tanaman hias Aglaonema dapat sangat mahal jika telah menjadi tanaman hias yang cantik. Punya rencana menanam tanaman hias aglaonema? Anda wajib membaca cara menanam dan merawat tanaman hias aglaonema ini.

Pada dasarnya cara menanam aglaonema terbagi menjadi 2, yaitu dengan vegetativ dan generatif. Cara menanam aglaonema secara vegetativ atau tidak kawin dilakukan dengan stek, cangkok dan pemisahan anakan.

Sedangkan cara menanam aglaonema secara generatif atau kawin bisa dilakukan dengan menanam biji aglaonema. Dengan singkat, langkah penanaman tanaman hias aglaonema dijelaskan dalam poin berikut:

CARA MENANAM AGLAONEMA DENGAN BIJI

Agar dapat menanam aglaonema dari biji, pilihlah biji yang berasal dari indukan yang sudah cukup tua atau berumur. Untuk mempercepat munculnya kecambah, rendam biji sekitar 2 atau 3 jam sebelum ditanam.

CARA MENANAM AGLAONEMA DENGAN STEK

Menanam tanaman hias aglaonema melalui stek bisa dilakukan dengan menanam pucuk indukan aglaonema. Pilihlah indukan yang mempunyai batang kokoh dan mempunyai setidaknya 5 daun tersisa sesudah diambil pucuknya untuk menjaga indukan tetap hidup sesudah dipotong pucuknya.

Potong pucuk indukan yang terpilih, setidaknya sampai 6 sampai 7 ruas daun. Tanam pucuk aglaonema pada media tanam dan taruh di tempat yang cukup teduh. Kelemahan dari cara menanam aglaonema dengan stek pucuk ini yaitu induk yang diambil pucuknya nantinya akan tumbuh bercabang.

CARA MENANAM AGLAONEMA DENGAN CANGKOK

Menanam aglaonema dengani cangkok tidaklah terlalu sulit tapi perlu ketelitian. bila berhasil kamu akan mendapatkan tanaman baru secara cepat, tetapi bila tidak berhasil indukan yang dicangkok akan mengalami pembusukan batang.

Cara menanam aglaonema dengan cangkok dimulai dengan pemilihan indukan. Tanaman yang siap dijadikan indukan ialah tanaman yang mempunyai batang yang kokoh dan sudah berwarna cokelat, daun batang dengan warna ini pada umumnya sudah gugur atau bila belum daun akan gugur dengan gampang ketika tersentuh manusia.

Bila sudah menemukan batang yag cocok, kelupas sedikit batang pohon sampai terlihat bagian dalamnya yang putih dan liat. Lapis bagian ini dengan kombinasi tanah sekam, pasir malang, humus kamu, dan pakis dengan perbandingan 1:5:2:2 dan bungkus memakai plastik.

Setelah terbungkus rapat, berilah lubang kecil pada plastik untuk sirkulasi udara sekaligus sebagai lubang pengakaran. Semprotlah plastik pembungkus ini 2 kali dalam satu hari dan tanaman aglaonema baru siap dalam 3 sampai 4 minggu.

CARA MENANAM AGLAONEMA DENGAN PEMISAHAN ANAKAN

Cara menanam aglaonema dengan pemisahan anakan bisa dilakukan dengan memotong akar sambung antara induk dengan anakan. Anakan yang bisa dipisahkan ialah anakan yang sudah mempunyai daun yang mekar dan sudah tidak tergulung.

Tetapi sebelum memustuskan untuk memotong akar sambung, pastikanlah indukan mempunyai akar yang kuat. Akar yang kuat ditandai dengan warnanya yang putih dan gemuk.

Agar mempercepat proses penunasan kembali sesudah dilakukan pemisahan anakan, potong pucuk indukan sampai tersisa 1 daun saja. Cara ini akan sangat berfungsi untuk merangsang aglaonema membentuk tunas baru.

Supaya keadaan tanaman indukan tetep terjaga, oleskan cairan antiseptik khusus tanaman di bagian yang sudah dipotong lalu padatkan daerah sekitar akar tanaman induk

Tanaman Aglaonema mempunyai pesona dan keindahan yang amat menarik. Walau begitu untuk mendapat tanaman hias Aglaonema yang mempesona, tentu diperlukan perawatan dan pemeliharaan Aglaonema dengan bagus dan tepat.

Walau bisa dikatakan cara merawat aglaonema ini cukup mudah, tetapi bila disepelekan atau dirawat sembarangan tak akan didapatkan hasil yang maksimum.

Oleh sebab itu pecinta tanaman Aglaonema harus memperhatikan apa yang diperlukan tanaman Aglaonema untuk tumbuh kembang si ratu daun ini, yaitu teknik cara merawat Aglaonema yang baik.

Bagaimana cara merawat Aglaonema yang baik? Untuk mendapat tanaman Aglaonema yang indah dan cantik, berikut ini merupakan Cara Merawat Aglaonema:

MEDIA TANAM AGLAONEMA

Media tanam tanaman hias aglaonema sebaiknya mempunyai tingkat keasaman (pH) netral antara 6-7. Kamu bisa menggunakan campuran antara humus daun dan pasir sebagai media tanam dengan perbandingan 3:1. Masukkan media tanam pada pot sampai dengan ¾ bagian sesudah sebelumnya kamu letakkan pecahan bata merah atau genting pada dasar pot.

PENYIRAMAN AGLAONEMA

Penyiramanbisa dilakukansatu hari sekali dengan takaran air yang disesuaikan dengan kelembaban media tanam itu sendiri. Ingat, aglaonema ialah tanaman yang menyenangi area tidak kering namun tak terlalu basah. Jangan memakai air kaporit pada dalam merawat dan menyiram tanaman Aglaonema.

PEMUPUKAN TANAMAN AGLAONEMA

Pemupukan perlu dilakukan dalam tiga bulan sekali denganmemakaipupuk yang memang dirkomendasikan oleh para ahli. Kamu dapat bertanya kepada tukang taman yang kamu percaya untuk merk atau jenis pupuk apa yang cocok bagi aglaonema beserta takarannya. Untuk pupuk alami dapat menggunakan air cucian beras. Siram ke media tanam, bukan di daun/batang.

PENEMPATAN TANAMAN AGLAONEMA

Tempatkan tanaman hiasini ditempat yang teduh sebab aglaonema pada hakikatnya tidak sesuai dengan penyinaran matahari secara langsung. Kamu dapat menaruh tanaman ini pada teras atau tempat lain dengan intensitas cahaya matahari yang rendah

PERAWATAN DAUN AGLAONEMA

Keindahan tanaman hias Aglaonemaialahdi bagian daunnya. Jika daun Aglaonema yang bersih, indah dan mengkilap kian menambah pesonanya. Sebab itu salah satu cara merawat tanaman hias aglaonema ialah membuat daunnya mengkilap.

Untuk mengkilapkan daun tanaman Aglaonema kita dapat memakai beberapa bahan yaitu air, susu dan ampas kelapa. Cara memakai bahan-bahan tersebut untuk merawat daun Aglaonema supaya mengkilap yaitu dengan mengelapkannya air ke daun Aglaonema.

Spon yang amat halus dibasahi dengan air sumur bersih kemudian dilapkan di bagian daun. nah cara ini adalah cara sangat sederhana merawat daun tanaman Aglaonema.

Air susu juga bermanfaat untuk merawat daun tanaman hias Aglaonema. Cairan susu mempunyai fungsi sebagai pupuk daun. Susu yang dipakai ialah susu bubuk yang sudah dilarutkan dalam air atau susu cair juga bisa digunakan.

Tetapi selain bermanfaat dalam merawat tanaman Aglaonema susu juga mempunyai risiko mengundang bakteri perusak tanaman. Jadi jika anda menggunakan susu, pastikan juga menggunakan pestisida

Ampas kelapa juga berguna untuk membuat daun Aglaonema mengkilap, sehingga dapat dipakai untuk merawat tanaman Aglaonema. Dengan memakai ampas kelapa maka daun akan mengkilap.

Cara memakai ampas kelapa untuk merawat tanaman hias aglaonema ialah ampas kelapa tersebut bisa dioleskan ke permukaan daun memakai kain bersih, maka akan berdih dan mengkilap.

 

Ciri dan Manfaat Tanaman Sri Rejeki atau Aglaonema

Tanaman Sri Rezeki atau biasa disebut juga dengan tanaman aglaonema merupakan jenis tanaman yang dijadikan penghias taman di sekitar rumah. Tanaman yang mempunyai keindahan pada daunnya banyak dijadikan tanaman hias karena mempunyai warna yang beragam, selain itu juga mudah dalam hal perawatannya. Tanaman sri rejeki juga cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, oleh karena meskipun ditaruh di dalam ruangan dengan sinar matahari yang minim tanaman ini bisa bisa bertahan hidup.

Meski demikian sebenarnya tanaman aglaonema mempunyai jenis dan sifat yang berbeda-beda. Ada sebagian tanaman yang memang harus terkena sinar matahari, ada yang bisa tumbuh di tempat yang minim sinar matahari semua itu tergantung dari habitat asal tanaman. Secara umum tanaman sri rejeki berasal dari habitat hutan tropis dengan intensitas matahari rendah dan kelembaban yang tinggi. Secara fisik tanaman ini bisa dikenali dari bentuk daun menyirip dengan berhiaskan corak menarik dalam berbagai warna. Selain itu batang tanaman aglaonema tidak berkambium dan mempunyai akar serabut.

Ciri-ciri Tanaman Sri Rejeki

Daya tarik dari tanaman aglaonema ada pada daunnya yang mempunyai bentuk dan warna yang elegan. Tidak hanya berwarna hijau, tanaman ini juga mempunyai warna lain seperti kombinasi warna merah, putih, merah muda, dan kuning. Tidak heran bila tanaman ini mendapat julukan “Ratu Daun”. Untuk mengenali tanaman sri rejeki bisa dilihat dari ciri-cirinya yang disebutkan di bawah ini.

  • Akar tumbuhan sri rejeki bisa menentukan kondisi tanaman yang dipelihara. Akar yang mempunyai warna putih menunjukan tanaman ini dalam keadaan baik. Sedangkan akar tanaman yang berwarna coklat menunjukan bahwa tanaman tersebut dalam keadaan sakit.
  • Batang aglaonema biasanya mempunyai diameter yang kecil yakni sekitar 1-3 cm atau bergantung dari lingkungan dan kemampuan tumbuh tanaman tersebut.
  • Daun merupakan bagian yang menjadi daya tarik utama dari tanaman sri rejeki. Sri rejeki yang hidup di alam bebas biasanya mempunyai warna daun dominan dengan corak putih. Sedangkan jenis tanaman yang sengaja dibudidayakan mempunyai warna daun dominan merah kemerahan. kuning sampai warna jingga. Bentuknya juga bervariasi dari bentuk lanset, bulat telur sampai bentuk elips.
  • Bunga pada tanaman aglaonema memiliki bentuk seperti bunga talas dan keladi yang muncul dari ketiak daun.
    Buah tanaman sri rejeki biasanya muncul pada pangkal bunga, berbentuk tonjolan kecil. Buah tanaman ini akan matang dalam waktu 8 bulan setelah terjadi pembuahan. Bentuk buah seperti bentuk buah kopi dengan besar diameter mencapai 1 cm.

Manfaat Tanaman Sri Rejeki

Meskipun mempunyai kandungan racun, tetapi tanaman ini tetap menjadi primadona untuk dijadikan tanaman hias. Yups, sri rejeki merupakan salah satu tanaman hias daun yang banyak digandrungi untuk memperindah lingkungan. Selain sebagai tanaman hias, ternyata sri rejeki mempunyai beberapa manfaat lain lho. Berikut beberapa manfaat sri rejeki.

Tanaman Aglaonema Sebagai Hiasan

Kalau fungsi yang satu ini sudah tidak diragukan lagi bukan? Yup, dengan bentuk dan warna daun yang beragam serta tampilan menarik membuat tanaman ini banyak digunakan sebagai tanaman hias. Selain itu tanaman sri rejeki juga tahan terhadap suhu ruangan biasa maupun ber-AC, oleh karena itu sangat cocok untuk dijadikan hiasan interior yang memikat mata.

Selain sebagai hiasan di ruangan, tanaman ini juga sangat cocok untuk mempercantik taman. Anda bisa menanam tanaman ini untuk dijadikan pembatas atau penghias suatu taman. Dengan menanamnya di sekitar batu-batu penghias akan membuat taman Anda terlihat lebih asri dan segar.

Tanaman Sri Rejeki untuk Bisnis

Keindahan tanaman ini mampu memikat hati setiap orang yang melihatnya. Dengan corak dan warnanya yang unik menjadi nilai tambah tersendiri bagi tanaman ini. Tingginya minat masyarakat akan tanaman ini untuk dijadikan koleksi dapat dijadikan sebuah peluang bisnis budidaya tanaman aglaonema,

 

.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Beli Aglaonema