Cara Mengatasi Daun Aglaonema Menguning

Cara Mengatasi Daun Aglaonema Menguning

Cara Pertama dari sumber Google

Cara Mengatasi Daun Aglaonema Menguning : Menurut pengalaman saya, aglao tidak mengalami stress yang berarti walaupun kita bongkar total medianya, asalkan akarnya tidak banyak yang rusak.Oleh karenanya, saya tidak pernah ragu-ragu untuk membongkar media aglao kalau ada kecurigaan-kecurigaan seperti daun tua melengkung kebawah, daun banyak yang menguning, daun baru tumbuhnya jauh lebih kecil dari daun yang sebelumnya (kecuali bila tumbuh bunga), tunas daun baru tidak muncul setiap 3 minggu sampai 5 minggu, dll.

Dalam kasus AMB, apabila daun AGLAONEMA banyak yang menguning serentak, kita perlu curiga terjadinya pembusukan batang bawah dan/atau akar. Jadi tidak ada salahnya kalau media dibongkar total untuk melihat kondisi dibawah permukaan. Lagipula kalau media sudah berumur 6 bulan atau lebih, sebaiknya media diganti dengan yang baru (repotting) untuk menyegarkan media yang mungkin sudah terlalu asam.

Apabila pembusukan batang dan/atau akar memang terjadi, saya lakukan langkah-langkah berikut ini:

v Batang dan akar yang rusak saya potong sampai bersih;

v bagian bawah tanaman saya cuci sampai bersih dengan kuas dan mengocok-kocoknya didalam ember berisi air bersih. Kalau akar masih banyak yang selamat, hati-hati untuk tidak merusak akar tersebut;

v saya bubuhi fungisida campur bakterisida secukupnya. Pembubuhan saya lakukan dengan mencampur fungisida + bakterisida dengan komposisi seimbang, lalu saya aduk sampai rata dengan sedikit air sehingga seperti pasta agak kental, lalu saya bubuhkan dengan kuas kecil pada batang dan akar yang bekas dipotong atau luka;

v setelah pasta campuran obat yang dibubuhkan kering, tanaman saya tanam kembali dengan media yang fresh; dan

v selama tiga sampai empat minggu pertama tanaman saya letakkan ditempat yang cukup sinar dan aliran udara, tapi tidak terekspose sinar matahari secara langsung.

Apabila tidak ada akar sehat yang tersisa tapi batang atas masih ada yang bisa diselamatkan:

v Saya kurangi daun bagian bawah dengan menyisakan beberapa lembar yang teratas saja;

v batang saya bubuhi dengan perangsang pertumbuhan akar (rootone atau yang sejenis);

v lalu batang saya tanam di media yang sudah disterilkan; dan

v kemudian tanaman disungkup selama 6 – 8 minggu sampai tumbuh tunas daun baru sebelum sungkup dibuka. Selama penyungkupan, tanaman diletakkan ditempat yang cukup terang tapi tidak terekspose sinar matahari secara langsung, dan tidak perlu disiram.

Dimusim penghujan seperti sekarang ini, saya menyiram aglao hanya setiap 4 hari sekali. Bahkan minggu lalu karena hujan dan mendung terus, aglao baru saya siram setelah hari keenam karena medianya masih terlihat lembab.

Demikian pengalaman saya, mudah-mudahan bermanfaat.

 

Cara Kedua dari Sumber Google

Cara Mengatasi Daun Aglaonema Menguning : Tanaman hias daun yg satu ini benar-benar jadi primadona baik buat warga umum ataupun kolektor tanaman hias daun. Terkecuali sebab daunnya yg unik, tanaman ini termasuk juga kategori tanaman yg kuat & tahan banting maka perawatannya serta tak sukar. Tetapi bukan berarti tanaman ini tak bakal terserang penyakit, dalam sekian banyak kasus tanaman aglaonema sanggup terserang penyakit seperti gejala warna kuning diikuti bersama mengeringnya daun. Apa penyebabnya pula dengan cara apa trik mengatasinya?

Gejala warna kuning diikuti bersama keringnya daun-daun Aglaonema memang lah tidak jarang berjalan. Utk memudahkan mengatasinya, mesti diliat apalagi dulu bagaimanakah wujud gejalanya, & di mana letak serangannya. Penyebabnya nyata-nyatanya mampu ditimbulkan dikarenakan adanya cenawan atau jamur, bakteri, hama & sengatan sinar matahari yg berlebihan.

Cendawan, gejalanya berupa bercak kuning yg tak beraturan letaknya, sanggup di pinggir atau tengah-tengah daun bersama batas yg tak terang, kebanyakan warrnanya sama, tak lebih gelap atau justru jelas, kadang-kadang disertai bintik-bintik hitam mungil kepada permukaan daun yg menguning. Yg terserang kebanyakan cuma sekian banyak daun saja 1-2 daun, tak seluruh. Sebaiknya serentak dilakukan penyemprotan bersama Dithane. Dua gr Dithane dilarutkan bersama 1 liter air, dulu disemprotkan dengan cara menyeluruh terhadap permukaan tanaman. Benar-benar kuningnya tak ingin hilang, tetapi paling tak jarngannya mati akibat semprotan, & serangan ini tak dapat lebih meluas lagi ke bidang daun yg sehat.

Bakteri, wujud & letak gejalanya nyaris sama dgn gejala yg terkena cendawan. Cuma garis kepada tepinya tak merata. Kerusakan bakteri akibat serangan bakteri in susah diobati dikarenakan serentak sekali menular terhadap daun yg sehat. Utk mencegah penularan, daun yg terserang dibuang atau dibakar saja.

Terlampaui tidak sedikit sinar matahari, Aglaonema termasuk juga tanaman yg tahan lama di dalam naungan ataupun lokasi termasuk juga yg Ber-AC. Daun-daunnya peka pada sinar matahari yg lebih, gejalanya ialah daun-daunnya yg menguning dulu mengering. Jumlah daun yg terserang rata-rata tidak sedikit, terutama kepada sudut yg menghadap sinar matahari. Sebaiknya letakkan saja tanaman didalam ruang dekat bersama jendela yg terkena sinar matahari segera terhadap pagi hri. Tanaman cuma sesekali dikeluarkan buat mendapat hawa segar. Sekalipun dalam ruang Ber-AC yg kelembapannya amat sangat kurang, sebenarnya Aglaonema dapat menyesuaikan diri, asalkan penyiraman airnya pass.

Hama, ada dua tipe hama yg merusak Aglaonema, ialah hama yg menggigit & menghisap. Second gigitannya kebanyakan nampak terang bergigi terhadap pinggir daun. Pemberantasnya bakal dilakukan dgn memanfaatkan Lannate, 2-2,5 cc Lannate dilarutkan dalam 1 liter air selanjutnya disemprotkan.

 

Cara Ketiga dari sumber google

Cara Mengatasi Daun Aglaonema Menguning :  Kalau ada daun bunga khususnya tanaman bunga Donna Carmen atau aglaonema yang mencurigakan seperti daun tua melengkung kebawah, daun banyak yang menguning, daun baru tumbuhnya jauh lebih kecil dari daun yang sebelumnya (kecuali bila tumbuh bunga), tunas daun baru tidak muncul setiap 3 – 5 minggu, saya tidak pernah ragu-ragu untuk membongkar media tanaman tersebut.

Dalam kasus yang pernah saya alami, apabila daun banyak yang menguning serentak, kita perlu curiga terjadinya pembusukan batang bawah atau akar. Jadi tidak ada salahnya kalau kita membongkar total media untuk melihat kondisi dibawah permukaan tanah atau pada akar tanaman. Lagipula kalau media tanah sudah 6 bulan atau lebih khan harus diganti.

Nah, apabila di akar tanaman bunga terjadi pembusukan batang atau akar, saya biasanya melakukan langkah-langkah seperti berikut ini:
i. Semua batang dan akar yang rusak atau membusuk saya potong sampai bersih dan tak tersisa.
ii. Saya kurangi daun bagian bawah dengan menyisakan beberapa lembar daun yang teratas saja
iii. Terus, setelah dipotong langsung saya cuci sampai bersih dengan menggunakan kuas dan mengocok-kocoknya didalam ember berisi air bersih. Kalau akar masih banyak yang selamat, hati-hati untuk tidak merusak akar tersebut .
iv. Setelah itu tanaman saya tanam kembali dengan media yang yang baru, ingat jangan menggunakan media bekasnya lagi ya .
v. Setelah penanaman selesai, selama dua sampai empat minggu tanaman saya letakkan ditempat yang cukup sinar dan aliran udara, tapi tidak terekspose sinar matahari secara langsung, atau dengan mencungkupnya pakai plastik selama 4 sampai 6 minggu atau sampai tumbuh tunas baru

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Beli Aglaonema